Memuaskan Istri Temanku Pakai Obat Perangsang
Namaku Sami aku masih lajang, cerita seks ku kali ini saat aku melayani nafsu istri teman ku. Demian adalah sahabat baikku , dia sudah beristri dan mempunyai satu anak yang berumur sekitar 3 tahun. Istrinya namanya Fonny, dia sangat cantik dan seksi, badannya sangat seksi itu bisa dilihat dari postur tubuhnya yang langsing, payudaranya yang kencang menantang dan pantatnya yang aduhai sangat menarik, bulat ketat. Keluarganya bisa dibilang sangat harmonis meskipun terkadang terjadi perbedaan pendapat. Demian bekerja disalah satu perusahaan besar di Bandung, dia selalu pulang larut malam demi menyelesaikan tugasnya. Aku dan Demian sudah bagaikan saudara, kalau salah satu dari kita ada masalah kita pasti saling tukar pendapat.
Singkat cerita, suatu hari saat aku sedang santai dirumah tiba-tiba ada bel berbunyi, “Ting tong” Aku membukakan pintu, dan ternyata Fonny istri Demian yang datang kerumahku.
“Eeehh Fonny, silahkan masuk, mari duduk” sapaku.
Kemudian Fonny masuk dan duduk diruang tamu rumahku.
“Ada apa niih kok tumben kamu kerumahku Fon” tanyaku
“Gak papa mas, aku lagi berantem mas sama suamiku” jawabnya
“Emang berantem kenapa”
“Biasa gitu mas, mas Demian orangnya egois, maunya menang sendiri gak mau nurutin yang aku mau, padahal aku gak meminta yang aneh2 loh”
“Mank minta apa to Fon” tanyaku penasaran
“Aaaahhh udah lah mas gak usah bahas itu aku males” ketusnya
“Iya deeh kalo gitu” jawabku
“Ohh ya mau minum apa Fon” maaf aku sampe lupa menawarimu minum
“Apa aja mas” jawabnya. AGEN POKER TERPERCAYA
Sampai didapur entah setan apa yang menghinggapiku aku mempunyai pikiran jelek untuk bisa memanfaatkan suasana dengan meniduri istri teman baikku tersebut, sejenak aku terdiam sendiri didapur tapi pikiran kotor itu malah tambah berputar-putar diotakku. Aku menuju kamarku sebentar untuk mengambil obat perangsang yang aku beli setelah membaca cerita panas di internet. Lalu aku mencampurkan obat persangsang tersebut dalam minumannya dan aku kembali keruang tamu.
“Maaf agak lama ya Fon” ucapku
“Iya gak apa-apa kok mas,santai aja” jawabnya
“Itu silahkan diminum Fon”
Lalu Fonny pun meminumnya. Kita lanjut mengobrol biasa saja, Fonny mulai bercerita panjang lebar tentang ketidak haromisan keluarganya akhir2 ini. Akupun menanggapinya dengan baik, memberikan saran-saran seakan-akan aku lebih dewasa. Setelah 20 menitan kita ngobrol panjang lebar Fonny mulai merasa kegerahan (dalam hati aku berkata waah ini obat perangsangnya mulai bereaksi) dan akupun bertanya.
“Kenapa kamu Fon” tanyaku
“Gak tau nih mas rasanya badanku panas semua” jawabnya
“Sini deh Fon masuk ruang tengah,ada kipas angin kok” ajakku
Fonny pun masuk keruang tengah rumahku dan aku nyalakan kipas angin gantung.
“Fon aku tinggal sebentar ya, aku mau kekamar mandi” ucapku
“Iya mas” jawabnya
Aku sengaja berpura-pura kekamar mandi untuk mengintip gimana reaksi Fonny selanjutnya. Didalam aku melihat Fonnyy mulai meraba-raba lehernya, mengudal-adul rambutnya, tangan yang satu memegang payudaranya sendiri, tangan yang satu memegang memek nya meski cuma dari luar celana yang ia kenakan. Aku didalam melihat Fonny birahi akupun juga ikut terangsang dan tak lama aku keluar kembali keruang tengah dan aku melihat Fonnyy sangat birahi.
Tanpa banyak bicara Fonny langsung menarik tanganku dan langsung menciumiku. Fonny melumat abis bibirku dan akupun yang sudah terangsang meladeni permainan bibir Fonny.
Terdengar suara lirih dari Fonny “Puaskan aku Mas Sami”.
Akupun tambah bersemangat mendengar lirihan Fonny. Tanganku pun segera merambat ke payudaranya, sambil ciuman aku meremas remas payudara Fonny, terasa sangat kenyal meskipun baru dari luar bajunya. Tangan Fonny pun mulai memegang kontolku yang sudah dari tadi sangat tegang dan kenceng sekali.
Aku mulai membuka baju Fonny, kubuka kancing bajunya satu persatu dan melepaskan BH nya sekalian dan tampaklah susu montok kenceng miliknya, aku yang sangat bernafsu langsung melumat kedua puting merah merona milik Fonny.
Fonny mendesah kenikmatan “Aaaahhhh….Aaaahhhh..Puaskan aku Mas” rintihannya. Sambil melumat puting Fonny tanganku membuka celana dalamnya kemudian aku memasukan jariku kedalam memek Fonny. Fonny tambah merintih “Aaaarrrggghhh….. Maaasssss…Sam...” Aku terus memasuk dan keluarkan jariku dari dan berselang 5 menit Fonny merintih “Maaasssss…… Akkuu… Keluuuuaaarrrr…….” Fonny orgasme untuk yang pertama.
Setalah Fonny orgasme aku menarik jariku dari memeknya kemudian menyorohkan kontolku kemulut Fonny dan Fonny pun langsung melumat batang kontolku tersebut dengan lahapnya. Kepalaku tersentak merasa kenikmatan yang tiada taranya saat Fonny melumat habis kontolku. Selang 5 menit kucabut kontolku dari mulut Fonny dan mengarahkan ke memeknya. Kubuka lebar lebar kedua paha Fonny dan perlahan kumasukan kontolku “Blleeeeeesssss” seluruh kontolku menancap di memeknya.
Kumaju mundurkan kontolku yang bersarang di memekya.
Fonny mendesah kuat “AAaaaahhhhhh…” dia benar-benar menikmati persetebuhan ini. Aku terus memompa memek Fonny yang terasa sangat menjepit itu. Sekitar 10 menit aku memompanya dengan posisi Fonny dibawah aku ingin berganti posisi dan mengangkat tubuh Fonny menjadi berada diatasku menindihku. Goyangan-goyangan Fonny terasa sangat nikmat sekali. Fonny memompa kontolku, memaju maundurkan pantatnya membuat dia selalu merintih kenikmatan. Sekitar 3 menit Fonny memompaku rintihannya kembali keluar “Aaaahhhhh…Aaaahhhhhhhh…..Maaaaasssss… Saammmii….. aku keluar lagi…… untuk kedua kalinya Fonny orgasme, raut wajah puas menyelimutinya.
Sesudah Fonny orgasme untuk yang kedua kalinya aku berganti gaya, sekarang aku menyuruh Fonny nungging atau yang terkenal gaya “doggy style”. Aku masukan penisku lagi ke memeknya, kusodok Fonny dari belakang, kumaju mundurkan penisku dengan kencang dan sambil kuremas-remas payudaranya Fonny. “Aaaahhh,,,Maaasss….Maaaasss….Enaakk baannggett…..” terucap dari bibir Fonny saat sedang kusodok dari belakang. “Ploooook….Plloookkk…..Pllllooookkk….suara benturan tubuhku dengan Fonny menghiasi persetubuhan ini.
Kemudian aku pun ingin merasakan menyodok anusnya, aku bertanya Fonny pun mengangguk tanda dia setuju jika kontolku menghantam anusnya. Langsung saja kumasukkan kontolku kedalam anus Fonny. Sungguh luar biasa, rasanya sangat sempit sekali, kontolku terasa seperti terjepit. Desahan Fonny pun semakin mengeras ketika aku memasukkan kontolku di anusnya “Oooouuuuuhhhhhh…..Oooouuuuhhhhh….Mas Saammii...sodok terus Mass...” desahan Fonny pun semakin membuat aku bersemangat. Kupercepat gerakanku memaju mundurkan kontolku di anusnya.
15 menit berselang aku rasakan kalo aku sudah mau orgasme aku mencabut kontolku dari anusnya dan mengarahkan kontolku di mulut Fonny dan meminta Fonny untuk mengulumnya. Kontolku dikolom oleh Fonny dengan sangat nafsu dan sekitar beberapa menit Fonny mengulum, aku merasakan spermaku akan keluar , kutekan kepala Fonny dan “crooootts….croootttsss…crooottsss….. terasa banyak sekali spermaku membasahi mulut Fonny dan ada yang jatuh ketubuhnya, Fonny menelan abis semua spermaku lalu kukecup kening Fonny sambil kubisikan, “Kamu sangat binal Fon” dan Fonny pun hanya tersenyum.
Kemudian aku mengajak Fonny untuk mandi bersama membersihkan badannya dari spermaku yang membasahi tubuh Fonny juga. Dan saat mandi kembali kontolku berdiri kencang, dan langsung kutarik tubuh Fonny dan kembali lagi kita melakukan hubungan intim itu kurang lebih 30 menit. Setelah selesai dari kamar mandi kemudian kita menuju ruang tengah dan bersantai melihat televisi.
Tibalah sore hari dan Fonny pun berpamitan untuk pulang dan aku meng”iya”kannya dan tak lupa aku mengecup bibirnya untuk perpisahan kepuasan kita. Sesudah kejadian itu setiap Fonny bertengkar dengan Demian, Fonny selalu datang kerumahku dan selalu berakhir dengan berhubungan intim tanpa sepengetahuan Demian yang dimana itu adalah teman baikku sendiri. AGEN POKER TERPERCAYA
Singkat cerita, suatu hari saat aku sedang santai dirumah tiba-tiba ada bel berbunyi, “Ting tong” Aku membukakan pintu, dan ternyata Fonny istri Demian yang datang kerumahku.
“Eeehh Fonny, silahkan masuk, mari duduk” sapaku.
Kemudian Fonny masuk dan duduk diruang tamu rumahku.
“Ada apa niih kok tumben kamu kerumahku Fon” tanyaku
“Gak papa mas, aku lagi berantem mas sama suamiku” jawabnya
“Emang berantem kenapa”
“Biasa gitu mas, mas Demian orangnya egois, maunya menang sendiri gak mau nurutin yang aku mau, padahal aku gak meminta yang aneh2 loh”
“Mank minta apa to Fon” tanyaku penasaran
“Aaaahhh udah lah mas gak usah bahas itu aku males” ketusnya
“Iya deeh kalo gitu” jawabku
“Ohh ya mau minum apa Fon” maaf aku sampe lupa menawarimu minum
“Apa aja mas” jawabnya. AGEN POKER TERPERCAYA
Sampai didapur entah setan apa yang menghinggapiku aku mempunyai pikiran jelek untuk bisa memanfaatkan suasana dengan meniduri istri teman baikku tersebut, sejenak aku terdiam sendiri didapur tapi pikiran kotor itu malah tambah berputar-putar diotakku. Aku menuju kamarku sebentar untuk mengambil obat perangsang yang aku beli setelah membaca cerita panas di internet. Lalu aku mencampurkan obat persangsang tersebut dalam minumannya dan aku kembali keruang tamu.
“Maaf agak lama ya Fon” ucapku
“Iya gak apa-apa kok mas,santai aja” jawabnya
“Itu silahkan diminum Fon”
Lalu Fonny pun meminumnya. Kita lanjut mengobrol biasa saja, Fonny mulai bercerita panjang lebar tentang ketidak haromisan keluarganya akhir2 ini. Akupun menanggapinya dengan baik, memberikan saran-saran seakan-akan aku lebih dewasa. Setelah 20 menitan kita ngobrol panjang lebar Fonny mulai merasa kegerahan (dalam hati aku berkata waah ini obat perangsangnya mulai bereaksi) dan akupun bertanya.
“Kenapa kamu Fon” tanyaku
“Gak tau nih mas rasanya badanku panas semua” jawabnya
“Sini deh Fon masuk ruang tengah,ada kipas angin kok” ajakku
Fonny pun masuk keruang tengah rumahku dan aku nyalakan kipas angin gantung.
“Fon aku tinggal sebentar ya, aku mau kekamar mandi” ucapku
“Iya mas” jawabnya
Aku sengaja berpura-pura kekamar mandi untuk mengintip gimana reaksi Fonny selanjutnya. Didalam aku melihat Fonnyy mulai meraba-raba lehernya, mengudal-adul rambutnya, tangan yang satu memegang payudaranya sendiri, tangan yang satu memegang memek nya meski cuma dari luar celana yang ia kenakan. Aku didalam melihat Fonny birahi akupun juga ikut terangsang dan tak lama aku keluar kembali keruang tengah dan aku melihat Fonnyy sangat birahi.
Tanpa banyak bicara Fonny langsung menarik tanganku dan langsung menciumiku. Fonny melumat abis bibirku dan akupun yang sudah terangsang meladeni permainan bibir Fonny.
Terdengar suara lirih dari Fonny “Puaskan aku Mas Sami”.
Akupun tambah bersemangat mendengar lirihan Fonny. Tanganku pun segera merambat ke payudaranya, sambil ciuman aku meremas remas payudara Fonny, terasa sangat kenyal meskipun baru dari luar bajunya. Tangan Fonny pun mulai memegang kontolku yang sudah dari tadi sangat tegang dan kenceng sekali.
Aku mulai membuka baju Fonny, kubuka kancing bajunya satu persatu dan melepaskan BH nya sekalian dan tampaklah susu montok kenceng miliknya, aku yang sangat bernafsu langsung melumat kedua puting merah merona milik Fonny.
Fonny mendesah kenikmatan “Aaaahhhh….Aaaahhhh..Puaskan aku Mas” rintihannya. Sambil melumat puting Fonny tanganku membuka celana dalamnya kemudian aku memasukan jariku kedalam memek Fonny. Fonny tambah merintih “Aaaarrrggghhh….. Maaasssss…Sam...” Aku terus memasuk dan keluarkan jariku dari dan berselang 5 menit Fonny merintih “Maaasssss…… Akkuu… Keluuuuaaarrrr…….” Fonny orgasme untuk yang pertama.
Setalah Fonny orgasme aku menarik jariku dari memeknya kemudian menyorohkan kontolku kemulut Fonny dan Fonny pun langsung melumat batang kontolku tersebut dengan lahapnya. Kepalaku tersentak merasa kenikmatan yang tiada taranya saat Fonny melumat habis kontolku. Selang 5 menit kucabut kontolku dari mulut Fonny dan mengarahkan ke memeknya. Kubuka lebar lebar kedua paha Fonny dan perlahan kumasukan kontolku “Blleeeeeesssss” seluruh kontolku menancap di memeknya.
Kumaju mundurkan kontolku yang bersarang di memekya.
Fonny mendesah kuat “AAaaaahhhhhh…” dia benar-benar menikmati persetebuhan ini. Aku terus memompa memek Fonny yang terasa sangat menjepit itu. Sekitar 10 menit aku memompanya dengan posisi Fonny dibawah aku ingin berganti posisi dan mengangkat tubuh Fonny menjadi berada diatasku menindihku. Goyangan-goyangan Fonny terasa sangat nikmat sekali. Fonny memompa kontolku, memaju maundurkan pantatnya membuat dia selalu merintih kenikmatan. Sekitar 3 menit Fonny memompaku rintihannya kembali keluar “Aaaahhhhh…Aaaahhhhhhhh…..Maaaaasssss… Saammmii….. aku keluar lagi…… untuk kedua kalinya Fonny orgasme, raut wajah puas menyelimutinya.
Sesudah Fonny orgasme untuk yang kedua kalinya aku berganti gaya, sekarang aku menyuruh Fonny nungging atau yang terkenal gaya “doggy style”. Aku masukan penisku lagi ke memeknya, kusodok Fonny dari belakang, kumaju mundurkan penisku dengan kencang dan sambil kuremas-remas payudaranya Fonny. “Aaaahhh,,,Maaasss….Maaaasss….Enaakk baannggett…..” terucap dari bibir Fonny saat sedang kusodok dari belakang. “Ploooook….Plloookkk…..Pllllooookkk….suara benturan tubuhku dengan Fonny menghiasi persetubuhan ini.
Kemudian aku pun ingin merasakan menyodok anusnya, aku bertanya Fonny pun mengangguk tanda dia setuju jika kontolku menghantam anusnya. Langsung saja kumasukkan kontolku kedalam anus Fonny. Sungguh luar biasa, rasanya sangat sempit sekali, kontolku terasa seperti terjepit. Desahan Fonny pun semakin mengeras ketika aku memasukkan kontolku di anusnya “Oooouuuuuhhhhhh…..Oooouuuuhhhhh….Mas Saammii...sodok terus Mass...” desahan Fonny pun semakin membuat aku bersemangat. Kupercepat gerakanku memaju mundurkan kontolku di anusnya.
15 menit berselang aku rasakan kalo aku sudah mau orgasme aku mencabut kontolku dari anusnya dan mengarahkan kontolku di mulut Fonny dan meminta Fonny untuk mengulumnya. Kontolku dikolom oleh Fonny dengan sangat nafsu dan sekitar beberapa menit Fonny mengulum, aku merasakan spermaku akan keluar , kutekan kepala Fonny dan “crooootts….croootttsss…crooottsss….. terasa banyak sekali spermaku membasahi mulut Fonny dan ada yang jatuh ketubuhnya, Fonny menelan abis semua spermaku lalu kukecup kening Fonny sambil kubisikan, “Kamu sangat binal Fon” dan Fonny pun hanya tersenyum.
Kemudian aku mengajak Fonny untuk mandi bersama membersihkan badannya dari spermaku yang membasahi tubuh Fonny juga. Dan saat mandi kembali kontolku berdiri kencang, dan langsung kutarik tubuh Fonny dan kembali lagi kita melakukan hubungan intim itu kurang lebih 30 menit. Setelah selesai dari kamar mandi kemudian kita menuju ruang tengah dan bersantai melihat televisi.
Tibalah sore hari dan Fonny pun berpamitan untuk pulang dan aku meng”iya”kannya dan tak lupa aku mengecup bibirnya untuk perpisahan kepuasan kita. Sesudah kejadian itu setiap Fonny bertengkar dengan Demian, Fonny selalu datang kerumahku dan selalu berakhir dengan berhubungan intim tanpa sepengetahuan Demian yang dimana itu adalah teman baikku sendiri. AGEN POKER TERPERCAYA

Comments
Post a Comment