Ternyata Adik Sahabatku Membuatku Lemas Tak Berdaya
Di siang hari yang terik itu, Nia tergesa-gesa turun dari taksi yang ditumpanginya, Setelah membayar ongkos taksi, Nia buru-buru melangkah mendekati pagar tinggi besar sebuah rumah mewah di bilangan jakarta tersebut dan menekan belnya dengan tidak sabar. Tak butuh waktu lama, seorang wanita paruh baya berjalan tergopoh-gopoh menuju pagar untuk menyambutnya. “Eh, neng Nia. Bibi kirain siapa.” “Iya bi, cepetan dong panas nih.” “Iya iya neng masuk..” Nia dengan segera melenggang masuk kedalam rumah tanpa ba-bi-bu. Ia mengibas-ngibaskan kerah seragam SMA nya setibanya didalam, berusaha mengusir rasa gerah di tubuhnya. Bi rani pun tak selang lama ikut masuk kedalam dan mengunci pintu. “Orang-orang belom pada pulang ya?” tanya Nia lagi begitu masuk kedalam rumah “Belom neng, tapi tadi non Cinta udah bilang kok neng Nia mau dateng. Cuman ada mas Toni aja yang udah pulang sejam yang lalu. Paling lagi di kamarnya. “Oh gitu, yauda deh. Saya ke kamarnya Cinta yah bi. Disana aja ngadem.” “I...